Belum Ada Pelayaran Kapal Pelni Ke Nabire Bulan Juni 2020

(Kantor Pelni Cabang Nabire)



Nabire – Rencana kedatangan kapal Pelni, KM Gunung Dempo ke Nabire, tanggal 17 Juni 2020, kembali ditunda oleh Pelni pusat.

Hal itu dibenarkan Kepala Pelni Cabang Nabire, Suyatno, saat dihubungi Nabire.Net, melalui telepon, senin sore (01/06).

Dikatakan Suyatno, Pelni pusat telah menunda pengangkutan penumpang, berkaitan dengan pandemi covid-19, sehingga belum ada pelayaran kapal pelni.

“Benar, itu dikoreksi dari pusat, karena belum bisa mengangkut penumpang. Masih dicancel lagi. Dari Nabire juga belum ada surat untuk membuka pelayaran,”, kata Kepala Pelni Nabire, Suyatno.

Lanjut Suyatno, selain Nabire, hal yang sama juga berlaku untuk pelabuhan lain seperti Manokwari, Sorong, Ambon, Makassar, Surabaya dan Jakarta. Bahkan Jakarta memberlakukan surat keluar masuk bagi penumpang.

Belum diketahui pasti kapan pelayaran kapal Pelni akan kembali dioperasikan.

Sebagai informasi, pemerintah kabupaten Nabire masih belum mengijinkan pembukaan transportasi keluar masuk Nabire baik penerbangan, pelayaran maupun angkutan darat.

(Baca Juga : Sekda Nabire Pimpin Rapat Membahas Kebijakan Peribadatan, Transportasi & Jam Operasional Tempat Usaha)

Kebijakan transportasi masih sama seperti sebelumnya, hanya berlaku untuk logistik atau bahan makanan saja.

[Nabire.Net]

4 Responses to Belum Ada Pelayaran Kapal Pelni Ke Nabire Bulan Juni 2020

  1. Riyan Tabu berkata:

    Penundaan ini lebih baik. Dari pada di buka akses laut maupun udara yg berhubungan ke luar papua. Karna jika di buka seluruh akses yg berhubungan ke luar papua, maka akan berdampak buruk bagi masyarakat papua dari pandemi COVID 19. Jadi mohon pemerinta daerah papua harus mengambil tegas kebijakan daerahnya masing2, tanpa harus ikut intruksi dari pemerintah pusat ‘TRIMAKSH’.

  2. Pramono berkata:

    Bukankah! Orang yang mau masuk ke nabire baik melalui kapal ataupun pesawat itu semua kan harus pakai surat tes bebas corona,kenapa mesti takut membuka pelabuhan dan bandara

  3. Fitri berkata:

    Betull kasian juga yg terjebakk… Tdk bisa da pulang kampung. Tidak kluarga kontrak kerja habiss terdampar di nabire… Tlongg juga ambil kebijakan untuk kami para pkerja yg terdampart

  4. Nia berkata:

    Sampai kapan pelabuhan nabire di tutup kah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *