Batalyon Raider 753 AVT Nabire Gelar Simulasi Anti Terorisme Di LPP RRI Nabire

Sejumlah teroris melakukan aksi teror di Kota Nabire Papua dan menyandera seorang karyawan LPP RRI Nabire Papua di dalam gedung RRI Nabire di Jalan Merdeka no 74 Kelurahan Karang Mulia Distrik Nabire Kabupaten Nabire Papua, Sabtu (25/11/2017) pagi sekitar pukul 07.00 – 09.00 WIT.

Para teroris ini melakukan aksinya di halaman kantor dengan menembak apa saja yang dilihatnya yang hendak menggangu aksi keji itu.

Batalyon Raider 753 Arga Vira Tama Nabire yang mengetahui aksi terror ini kemudian diminta untuk membantu Polri untuk melakukan aksi penyelamatan sandera.

Terlihat di sudut jalan maupun beberapa gedung pemerintah dipenuhi pasukan Raider 753 yang sudah mengintai dan siap menyergap para teroris tersebut.

Tak lama berselang sebuah pasukan khusus dari Raider 753 AVT Nabire berpakaian berwarna serba hitam menggunakan mobil khusus dan dikawal beberapa pasukan lainnya menggunakan motor trail memasuki kantor RRI Nabire tepatnya pukul 09.00 WIT melakukan aksi penyelamatan terhadap seorang sandera.

“Ini hanya merupakan latihan dan merupakan bagian dari program kita di batalion Raider, berupa latihan pembebasan tawanan,” ujar Komandan Batalion Raider 753 Arga Vira Tama Nabire, Letkol Inf. Endang Sumardi.

Kata Endang Sumardi, ada tawanan yang ditangkap teroris, kemudian diamankan digedung RRI Nabire, dan pihaknya selaku batalion Raider yang diturunkan menyiapkan beberapa tim untuk mengambil tawanan tanpa melukai tawanan tersebut.

“Nah latihan ini tadi kita pertontonkan bagaimana satu tim dengan beberapa kendaraan masuk kedalam gedung, melakukan serbuan dan mengamankan tawanan yang di tahan oleh teroris,” ungkapnya

Ini merupakan program latihan yang yang harus terus dipelihara dan ditunjukan kepada masyarakat bahwa Tentara juga memiliki pasukan yang namanya penanggulangan terror. Di tiap-tiap batalion Raider ada.

Jadi pasukan raider ini kemampuannya ada pembebasan tawanan, penghancuran untuk instalasi musuh dan sebagainya, nah ini sebenarnya untuk mempertahankan NKRI.

Setiap tahun kata letkol Endang Sumardi program-program latihan Raider ini akan terus dilakukan yang bertujuan mengasah ketrampilan para prajurit Raider sehingga tidak luntur.

Untuk latihan pembebasan tawanan ini, melibatkan empat tim. Dirinya berharap masyarakat tak perlu kuatir apabila terjadi suatu gangguan di wilayah Nabire, karena batalion Raider siap membantu mengamankan dalam rangka mendukung Polri menjaga keamanan daerah Nabire.

Sementara mewakili kepada LPP RRI Nabire, kepala seksi Siaran, Mika Numberi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan TNI di Nabire bahwa latihan ini patut terus dilatih oleh pasukan Raider Nabire demi menjaga keutuhan NKRI khususnya wilayah Nabire.

Pasukan Raider adalah pasukan TNI yang memiliki kemampuan 3 kali lipat di atas pasukan reguler dan dibawah Pasukan Komando. Pasukan ini dibentuk untuk meningkatkan daya di intern TNI.

(RRINabire/Arnold.Saudilla)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *