Awas, Buang Sampah Sembarangan Di Nabire Didenda 100 Ribu

(Dok.Bupati Nabire, Isaias Douw)

(Dok.Bupati Nabire, Isaias Douw)

Nabire – Menindaklanjuti pelarangan membuang sampah di beberapa Tempat Pembuangan Sampah yang ada di Kabupaten Nabire, Bupati Nabire, Isaias Douw S.Sos M.AP, kembali mengeluarkan instruksi larangan membuang sampah sembarangan.

Instruksi tersebut dikeluarkan tanggal 17 Juli 2019, dengan nomor instruksi 658.1/1526/SET tentang larangan membuang sampah sembarangan.

Dalam instruksi tersebut, Bupati Douw meminta seluruh warga Nabire untuk tidak membuang sampah di depan tempat ibadah, di pinggir jalan serta fasilitas umum lainnya.

Lebih lanjut Bupati meminta agar warga membuang sampah di tempat yang sudah disediakan yaitu di Kalibobo, Oyehe, Nabarua, Siriwini, Karang Tumaritis, Karang Mulia, Morgo, Girimulyo dan Wonorejo.

Sementara bagi warga yang kedapatan membuang sampah tidak pada tempatnya (sembarangan) maka akan dijatuhi sanksi pidana sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2013 Pasal 45 tentang Ketertiban Umum dan denda sesuai Perda Nomor 1 tahun 2019 tentang pengelolaan sampah, Pasal 55 ayat 1, dengan jumlah denda sebesar 100 ribu rupiah.

Kepada seluruh satuan polisi Pamong Praja, Bupati meminta agar berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penertiban instruksi ini.

Namun sesuai instruksi Bupati tersebut, belum diketahui pasti lokasi tempat pembuangan sampah berada, hanya disebutkan nama Kelurahannya saja.

Tapi berdasarkan penelusuran informasi Nabire.Net, kemungkinan besar pemerintah kabupaten Nabire akan menyiapkan tempat pembuangan sampah di tiap-tiap kelurahan.

Seperti diketahui, persoalan sampah menjadi atensi dari Bupati Nabire. Beberapa waktu lalu, Bupati meminta agar warga Nabire tidak lagi membuang sampah di 3 lokasi yang selama ini dijadikan tempat pembuangan seperti terminal Oyehe, Pasar Kalibobo dan Pasar Karang Tumaritis.

(Baca Juga : Bupati Nabire Larang Buang Sampah Di Oyehe, Karang & Kalibobo)

Bupati juga meminta masing-masing kelurahan mengatur sampah sesuai tempatnya dan diarahkan oleh Lurah dan RT.

Namun akibat kebijakan ini, sejumlah warga menuturkan kebingungan kemana harus membuang sampah.

(Baca Juga : Tempat Pembuangan Sampah Diisolir, Warga Nabire Bingung Buang Sampah Kemana)

Warga hanya berharap agar pemerintah bisa memikirkan solusi yang lebih baik dan bukan merugikan warga, walaupun secara moril, warga sendiri harus punya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *