Awalnya Coba-Coba, Sekarang Warga Yaro Nabire Ini Bisa Panen Buah Naga Hingga 1 Ton Setiap Musimnya

Nabire – Buah naga ialah salah satu jenis buah yang telah banyak dikenal dan sudah tidak asing lagi untuk pertanian di Indonesia.

Buha naga mulai populer di Indonesia sejak tahun 2000 dan banyak digemari masyarakat karena rasanya yang asam manis dan segar. Selain itu buah naga memiliki banyak kandungan nutrisi yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan manusia diantaranya mengurangi kolesterol, menstabilkan tekanan darah, memelihara kecantikan kulit serta menjaga kesehatan ginjal dan jantung. Selain dimakan sebagai buah segar juga dapat dibuat jus, selai dan olahan makanan lainnya.

Jenis buah naga yang beredar di Indonesia biasanya adalah buah naga dengan warna kulit buah merah yang berdaging putih dan yang berdaging merah. Agribisnis buah naga cukup menjanjikan karena buah ini cepat berproduksi yaitu sekitar satu tahun setelah tanam dan bisa panen sepanjang tahun.

Tanaman buah naga merupakan jenis kaktus yang cocok tumbuh di wilayah tropis dan mudah beradaptasi pada berbagai lingkungan tumbuh dan perubahan cuaca. Namun pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan lebih baik bila ditanam di daerah dataran rendah dengan ketinggian 0-350 meter di atas permukaan laut.

Di Jalan Ambon, Kampung Jaya Mukti, Distrik Yaro, Nabire, ada seorang warga Nabire yang sedang menekuni budidaya buah naga tersebut. Nama beliau yaitu Emil Kaliwuge.

Kepada Nabire.Net, selasa (11/06), Emil menceritakan bahwa buah naga yang ia tanam bisa berbuah hingga 1 ton saat musimnya. Dan buah naga tersebut ditaman di lahan seluas seperempat hektar miliknya. Tentu hasil dari penjualan buah naga milik Pak Emil mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Diceritakan Emil, awalnya ia mendapat bibit buah naga saat ada pembagian bibit. Lalu ia coba-coba saja menanam buah naga tersebut terlebih dahulu di halaman rumahnya.

(Emil Kaliwuge)

Namun ia tak menduga ternyata dari bibit yang ia tanam, hasilnya bisa mencapai satu ton. Tentu ia sangat bersyukur. Selain untuk dijual, warga juga sering menikmati buah naga milik Emil, langsung di rumahnya.

Pengelolaan buah naga miliknya turut dibantu oleh anak asli Papua yang diajak tinggal bersama dengannya. Ia berharap anak tersebut bisa belajar dari apa yang ia kerjakan sehingga nantinya ia bisa hidup mandiri dan menekuni usaha seperti yang ia lakukan.

Emil sendiri berharap agar pemerintah kabupaten Nabire maupun pihak-pihak yang peduli bisa mendukung budidaya buah naga yang ia tekuni sehingga bisa lebih besar produksinya.

Selain itu ia pun berharap agar ia bisa membuat pagar untuk melindungi tanaman buah naga yang ia tanam.

[Nabire.Net/Ones.Yobee]



Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.