Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Di Nabire, Dinas Pertanian Gandeng TNI

(Dok.Lahan Cetak Sawah di Nabire)

(Dok.Lahan Cetak Sawah di Nabire)

Nabire – Pemerintah menjadikan kabupaten Nabire sebagai lumbung pangan kedua di Provinsi Papua setelah kabupaten Merauke, khususnya sebagai daerah penghasil cadangan beras.

Kementerian Pertanian terus berupaya untuk membantu pemerintah kabupaten Nabire melalui Dinas Pertanian Nabire melalui sarana dan prasarana yang dituangkan dalam program UPSUS, SLPTT, OPAK dan lain sebagainya.

Memasuki pertengahan tahun 2019, sejumlah wilayah di tanah air terancam kekeringan karena musim kemarau. Untuk mengantisipasi hal ini tentu Dinas Pertanian dan instansi terkait lainnya perlu mempersiapkan diri agar lahan pertanian tidak mengalami kekeringan.

Berbagai pihak yang digandeng oleh Dinas Pertanian untuk mengatasi hal ini seperti TNI, Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan stake holder.

Salah satu cara yang bisa ditempuh yakni pengoptimalan pemakaian irigasi, embung, pompa, dan longstirage agar cadangan air tercukupi dan mampu mengamankan lahan pertanian dari dampak kekeringan, walaupun untuk wilayah Papua khususnya di Nabire, curah hujan masih terbilang normal.

Untuk memastikan hal ini, belum lama ini Dinas Pertanian Nabire bersama Danramil 1705-01/Nabire, Pasiter dan penyuluh pertanian, mengunjungi sejumlah lahan pertanian di Nabire untuk memastikan kondisinya aman menghadapi ancaman kekeringan.

[Nabire.Net/Litbang.Papua]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *