Abaikan Social Distancing, Warga Nabire Berdesakan Antre Bantuan Sembako APBD

(Antrean Sembako di Kelurahan Kalibobo)



Nabire – Sejak disalurkan 19 Mei 2020 lalu oleh Pemkab Nabire, bantuan sembako bagi 9 Kelurahan terus didistribusikan secara bertahap hingga hari ini. Namun sayangnya proses pembagian sembako mengabaikan social distancing.

Hal itu seperti terlihat di Kelurahan Siriwini dan Kelurahan Kalibobo Nabire, selama beberapa hari terakhir. Prosedur penyaluran sembako kepada warga masyarakat terkesan abai terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19.

Sesuai informasi dari masyarakat kepada Nabire.Net, warga terlihat berdesak-desakan mengantri bantuan sembako.

Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat pemerintah terus mengingatkan warga agar mematuhi aturan social distancing atau menjaga jarak aman saat berada diluar rumah. Walaupun di lokasi terlihat ada beberapa anggota kepolisian, namun antrian warga tak dapat dielakkan.

(Antrean Sembako di Kelurahan Siriwini)

Sebagai informasi, bantuan sembako APBD yang disiapkan pemkab Nabire untuk didistribusikan ke masyarakat di 9 Kelurahan hingga bulan Juli sebanyak 16.500 paket.

(Baca Juga : Hari Ini Bansos Sembako APBD Nabire Disalurkan Ke 9 Kelurahan)

Dirinci oleh Ishak selaku Kepala Dinsos Nabire, jumlah keluarga miskin di Nabire sebanyak 14.285 KK. Yang mendapat bantuan dari Kemensos sebanyak 7.930 KK, dari sembako APBD 8.800 KK.

Sementara untuk yang dibantu dari dana kampung sebanyak 50 KK per kampung sehingga totalnya kurang lebih mencapai 3.000, .total yg terbantu 11.800 KK. Sedangkan yang belum terbantu dari semua program kurang lebih 3.000 KK.

Adapun 9 Kelurahan yang mendapat bantuan tersebut masing-masing Kelurahan Oyehe, Karang Mulia, Karang Tumaritis, Nabarua, Girimulyo, Wonorejo, Siriwini, Morgo, Kalibobo.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *