21 WNA Pekerja Tambang Ilegal Sudah Tiba Di Nabire Untuk Jalani Tahap Penuntutan Di Kejari

(Dok.Kantor Imigrasi Timika)

Usai penyidikan dinyatakan lengkap (P21) oleh Imigrasi Timika, 21 WNA pekerja ilegal di perusahaan tambang yang ada di Nabire, dilimpahkan berikut barang buktinya ke Kejaksaan Negeri Nabire.

Ke -21 WNA dari China, Korea Selatan dan Jepang tersebut bertolak menuju Nabire menggunakan pesawat Garuda, kamis 27 September 2018 dan sudah tiba di Nabire. Rombongan kemudian dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Nabire dan diterima Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksan Negeri Nabire, Rachman Tulus SH.

Nantinya ke -21 WNA akan diperiksa di Kejaksaan Negeri Nabire sebelum menjalani tuntutan dan persidangan di Pengadilan Negeri Nabire. Seperti disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Mimika, Jesaja Samuel Enock Amd.Im SH, rabu (26/09).

Seperti diketahui, ke -21 WNA tersebut menyalahgunakan visanya sebagaimana diatur dalam Pasal 122 huruf a UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Adapun tersangka terdiri dari 4 (empat) warga negara Jepang dengan inisial (TH, KI, YT, HK), 1 (satu) warga negara Korea Selatan dengan inisial (GSY), dan 16 (enam belas) orang warga Negara China dengan inisial (TG, LY, WJ, LY, LS, LC, WJ, OW, GX, WX, YE, LX, ZS, WY, MJ, HY).

Puluhan WNA Tiongkok tersebut bekerja pada dua lokasi perusahaan tambang emas rakyat. Ada yang bertugas mengoperasikan alat berat, sopir truk, operator peralatan untuk pemurnian emas. Bahkan ada satu perempuan bertugas sebagai juru masak dan dua orang bertugas sebagai penerjemah bahasa.

Dua lokasi pertambangan emas rakyat di wilayah Lagari, Nabire tersebut juga diketahui menjalin kerja sama usaha dengan 12 perusahaan tambang.

Keberadaan puluhan WNA Tiongkok yang bekerja sebagai buruh di dua perusahaan tambang emas rakyat di Lagari, Nabire diduga melanggar aturan keimigrasian lantaran mereka menggunakan visa kunjungan sebagai wisatawan untuk bekerja.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *