12 Kabupaten Di Papua Akan Menggunakan Sistem Noken Pada Pemilu 2019

Jayapura – Sebanyak 12 kabupaten di Provinsi Papua masih akan menggunakan sistem noken pada Pemilu 17 April 2019 nanti. Hal itu dilegalkan dalam PKPU Nomor 810/PL.02.6-Kpt/06/KPU/IV/2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemungutan Suara Menggunakan Sistem Noken/Ikat di Papua dalam Pemilu 2019. PKPU yang baru ditandatangani 5 April lalu juga berisi tentang wilayah yang masih menggunakan sistem tersebut.

12 kabupaten yang masih menggunakan sistem noken tersebut semuanya berasal dari wilayah pegunungan tengah Papua.

12 Kabupaten tersebut masing-masing Yahukimo, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Jayawijaya, Nduga, Lanny Jaya, Tolikara dan Mamberamo Tengah. (Red : Sebelumnya ditulis kabupaten Nabire juga termasuk, namun setelah dilakukan pengecekan dari salinan keputusan KPU RI, kabupaten Nabire tidak termasuk. Kemungkinan ada kesalahan penulisan dari Kantor Berita Antara/KPU : Sistem Noken Masih Mewarnai Pemilu 2019 di Papua)

Sedangkan 2 kabupaten di pegunungan tengah Papua yang tidak menggunakan sistem noken adalah Pegunungan Bintang dan Yalimo. Sementara kabupaten yang berada di kawasan pesisir Papua seluruhnya mencoblos langsung.

Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay mengatakan, sistem noken atau ikat sudah diatur dalam PKPU sehingga sah dilaksanakan dalam Pemilu 2019. Pemungutan suara menggunakan sistem noken/ikat hanya dapat dilakukan pada wilayah di kabupaten yang masih menggunakan sistem noken/ikat secara terus-menerus sesuai dengan nilai adat, tradisi, budaya dan kearifan lokal masyarakat.

Untuk diketahui, jumlah pemilih di Papua tercatat 3.541.017 orang yang akan menyalurkan suaranya di 15.243 TPS yang tersebar di 560 distrik di 29 kabupaten dan kota.

[Nabire.Net/Ant]



Silahkan Komentar

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.